Telkom News – Tiga tim mahasiswa Program Studi Teknik Telekomunikasi, Institut Teknologi Sumatera (Itera), berhasil lolos seleksi pendanaan Program Kreativitas Kewirausahaan Mahasiswa (PKKM) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa dalam mengembangkan inovasi berbasis kewirausahaan yang aplikatif dan berdaya saing dilingkungan Fakultas Teknologi Industri ITERA.
Program Kreativitas Kewirausahaan Mahasiswa (PKKM) FTI ITERA merupakan program pendanaan internal yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa dalam menciptakan ide bisnis inovatif dan berkelanjutan. Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk mampu mengembangkan produk atau jasa yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.
Tim pertama diketuai oleh Nielson Razzaka Alfarizi (125400028) dengan anggota Ridho Chandra/125400017, Muhammad Abdan Syakura (125400063), Zahra Rahadhatul Aisy (125400031), Chevvy Al Falah Harahap (125140082) dan Gopan Destrian Putra (122400065) di bawah bimbingan Fadjrianah, S.T., M.T. .Tim ini mengusung ide usaha berjudul “ CIKO (Companion Intelligent Keeper Organizer): Produk Smart Gadget IoT Anti Sleep Inertia untuk Mendukung Produktivitas Harian”, yang berfokus pada pengembangan smart gadget pendisiplin waktu yang terintegrasi langsung dengan kalender digital untuk menyingkirkan rasa kantuk dan menjaga fokus sepanjang hari.
Tim kedua dipimpin oleh Kezia Vanisa Aristosa (123400027) bersama anggota Ferry Ardiansyah Siagian (123400067), Wayan Tony Sendyirdana (123400025), Arvin Esekiel Tarigan (122400063) dan I Made Candra Dwipananda (123490050) serta Hadiyan Sakti Kertowinangun (123490020) dari Rekayasa Instrumentasi dan Automasi dengan bimbingan Fadjrianah, S.T., M.T. .Proposal yang diajukan berjudul ”SIGAP TANI (Sistem Penjaga Pintar Lahan Pertanian): Integrasi IoT Multi-Repellent untuk Penanggulangan Hama Padi Real-Time” dengan fokus pada pengembangan Alat pengusir hama multi-spesies berbasis IoT dan energi surya yang menggunakan teknologi ultrasonik serta audio-visual untuk melindungi lahan pertanian secara efektif dan ramah lingkungan.
Sementara itu, tim ketiga diketuai oleh Nizar Safariansyah (124400029) dengan anggota Erlina Asri Purba / 123400007), Muhammad Febry Hardanto (123400013), Muhammad Fadhilah Akbar (123140003), Rajih Niko (123490044) dan Reiwa Patih (122400077) di bawah arahan Dosen Pembimbing Ibu Sarah Rahayu, S.T., M.T. .Tim ini mengembangkan ide usaha ” NUMORA: Alat Edukasi Interaktif Berbasis IoT untuk Pengenalan Angka dan Warna pada Anak Tunagrahita” yang bergerak di bidang Ide usaha mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis IoT yang membantu anak tunagrahita mengenal warna dan angka melalui sistem multisensori yang responsif dan mudah digunakan.
Dalam proses seleksi, ketiga tim telah melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan proposal, presentasi ide bisnis, hingga evaluasi oleh tim reviewer. Selama proses tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pembimbing dalam menyempurnakan konsep usaha, model bisnis, serta aspek keberlanjutan program.
Koordinator Program Studi Teknik Telekomunikasi, Novalia Pertiwi, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Telekomunikasi ITERA tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengembangkan inovasi berbasis kewirausahaan.
“Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata, baik bagi masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.
Program Studi Teknik Telekomunikasi ITERA akan terus mendorong dan mendukung mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai program kewirausahaan dan inovasi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan ide kreatif serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional.




