TEKOM NEWS – Dua dosen Program Studi Teknik Telekomunikasi, Institut Teknologi Sumatera (Itera), berhasil lolos sebagai penerima pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Capaian ini menjadi bukti kontribusi aktif dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi bagi masyarakat.
Program BIMA merupakan skema pendanaan nasional yang bertujuan untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, aplikatif, dan berdampak. Melalui program ini, para dosen didorong untuk menghasilkan luaran yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan di masyarakat dan industri.
Dosen pertama, Novalia Pertiwi, S.Pd., M.T., berhasil memperoleh pendanaan pada skema pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat BIMA Tahun 2026 dengan judul proposal “ Desain Antena Mikrostrip dengan DGS dan Mitrated-Band untuk Aplikasi ”. Penelitian/pengabdian ini berfokus pada pengembangan sistem komunikasi nirkabel untuk aplikasi WLAN, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penelitian yang dilakukan.
Sementara itu, dosen kedua, Anggrit Dewangkara Yudha Pinangkis, S.T., M.Sc., juga berhasil lolos pendanaan pada skema pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat BIMA Tahun 2026 dengan proposal berjudul “Desain dan Analisis Antena Massive MIMO Berbasi Substrate Integrated Waveguide (SIW) frekuensi 26 GHz Untuk Teknologi 5G” Kegiatan ini mengangkat tema pengembangan sistem komunikasi nirkabel untuk teknologi 5G dengan tujuan untuk Merancang dan mengembangkan antena Massive MIMO berbasis Substrate Integrated Waveguide (SIW) yang bekerja pada frekuensi 26 GHz untuk aplikasi teknologi 5G.
Dalam pelaksanaannya, kedua dosen akan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim penelitian maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan riset dan penerapan ilmu di lapangan.
Koordinator Program Studi Teknik Telekomunikasi, Novalia Pertiwi, S.Pd., M.T., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian ini menunjukkan komitmen dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap pendanaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan luaran yang berkualitas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pengembangan teknologi,” ujarnya.
Program Studi Teknik Telekomunikasi ITERA akan terus mendorong dosen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai program pendanaan nasional maupun internasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat semakin memperkuat budaya riset serta meningkatkan kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

